Rabu, 12 Juli 2017

Jenis-Jenis Cucak Hijau/Cak Ijo Lengkap Dengan Gambar
Jenis-Jenis Cucak Hijau/Cak Ijo Lengkap Dengan Gambar



Selain tenar dengan nama cucak ijo, sebagian orang menyebut burung ini dengan nama cica daun, atau bahasa ilmiahnya Chloropsis sonnerati mungkin karena bulu tubuhnya yang dominan dengan motif hijau menyerupai warna dedaunan.
Burung yg mempunyai gaya khas ngetrok ini cukup populer di kalangan kicau mania, Walaupun harganya yang tergolong tinggi, unggas yang satu ini tetap menjadi salah satu pengicau andalan, baik itu dipelihara sebagai rumahan atau bahkan untuk dijadikan jawara di arena lomba burung gantangan.

Cucak ijo dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Greater green leafbird. Selain banyak disebut dengan cica daun, spesies bertubuh gempal ini juga memiliki beberapa nama sebutan, antara lain burung daun dan murai daun. Untuk ukuran tubuhnya, mempunyai panjang kira-kira 23 cm bila diukur dari ujung ekor sampai paruh. Burung ini menyebar di daerah Jawa, Bali, Sumatra, Semenanjung Malaya dan Kalimantan khususnya pulau Natuna. Biasanya satwa berbulu hijau ini mendiami perbukitan dan hutan dataran rendah yang berketinggian tak lebih dari 1500 meter di atas permukaan air laut. Di alam bebas biasanya burung daun ini memakan serangga-serangga aneka buah-buahan segar dan serangga-serangga kecil.

Langsung saja kita bahas Jenis-Jenis Cucak Hijau/Cak Ijo Lengkap Dengan Gambar
Sumber : http://suaraburung.xyz/jenis-cucak-ijo

1.Cucak Hijau Banyuwangi

(google.com)
Cucak Ijo Banyuwangi adalah spesies yang habitat aslinya hanya ada di Pulau Jawa. Para pecinta burung banyak yang berpendapat, bahwa jenis yang satu ini lebih mempunyai kelebihan dari segi suara maupun postur tubuh. Warna hijau bulunya dinilai lebih serta postur tubuhnya lebih besar dan melengkung. Cucak Ijo jenis ini juga diketahui berasal dari hutan Purwo, Songgon dan kawasan kaki gunung Ijen Jawa Timur. Di berbagai tempat tersebut, jenis ini juga diketahui terdapat dalam sub-spesies dengan postur tubuh dan corak warna bulu yang berbeda-beda.

2.Cucak Hijau Mini

(google.com)
Sesuai dengan namanya, untuk jenis ini mempunyai ukuran tubuh tidak lebih besar dengan kerabat-kerabatnya. Meskipun terlihat kecil, namun jika sudah bicara soal ocehan maupun tingkah laku Ngentrok pada dasarnya tidak ada bedanya. Bahkan mayoritas masyarakat lebih memilih cucak ijo mini untuk dipelihara, karena perawatan maupun pemberian pakannya dinilai lebih hemat. Jika dilihat sekilas memang sulit dibedakan dengan saudaranya yang ada di pulau Borneo, namun jika diperhatikan lebih detail warna bulu hijau untuk jenis ini lebih terlihat matang. Selain itu, terdapat warna biru pada bagian pipinya.

3.Cucak Hijau Sumatra


(google.com)
Jika semisal sudah berbicara mengenai ciri-ciri, mungkin jenis inilah yang paling mudah dikenali. Hal tersebut bisa dilihat pada bagian dahinya, yakni terdapat warna kuning keemasan. Selain itu, ciri yang lebih spesifik untuk lebih mudah mengenalinya juga terdapat pada bagian pipinya yang terdapat warna biru mengkilap. Sumatran leafbird atau Cucak Ijo jenis ini merupakan burung endemik asal pulau Sumatera. Di alam liar ia menyukai tempat-tempat pegunungan dan perbukitan dengan pohon-pohon yang menjulang tinggi. Pakan alaminya saat di alam liar sendiri berupa serangga, ulat-ulatan, kroto dan nektar.

4.Cucak Hijau Kalimantan

(google.com)
Jenis Cucak Ijo yang terakhir yang paling diminati di Indonesia ialah Cucak Ijo Kalimantan. Meskipun postur tubuhnya tidak lebih besar dengan Cucak Ijo asal Jawa Timur, namun jenis ini dinilai mempunyai sisi kelebihan tersendiri. Memang ukuran badan dan ekornya terlihat lebih pendek, akan tetapi ia dikalim lebih mempunyai mental yang kuat dan karakter suara ngentrok cucak Ijo yang satu ini juga dianggap lebih kental. Selain itu, untuk bisa membedakannya juga bisa dilihat dari warna bulu pada badannya. Berbeda dengan saudaranya asal pulau Jawa, warna bulu hijau untuk cucak ijo jenis ini lebih terlihat kekuningan.
Sekian dan semoga bermanfaat.
#Wasalam....
#SalamKicauMania

Senin, 10 Juli 2017

 Ciri Cucak Ijo Jantan Dan Betina
Ciri Cucak Ijo Jantan dan Betina

(google.com)
Ciri Cucak Ijo Jantan dan Betina – Selain tenar dengan nama cucak ijo, sebagian orang menyebut burung ini dengan nama cica daun, atau bahasa ilmiahnya Chloropsis sonnerati mungkin karena bulu tubuhnya yang dominan dengan motif hijau menyerupai warna dedaunan.

(Google.com)
Burung yg mempunyai gaya khas ngetrok ini cukup populer di kalangan kicau mania, Walaupun harganya yang tergolong tinggi, unggas yang satu ini tetap menjadi salah satu pengicau andalan, baik itu dipelihara sebagai rumahan atau bahkan untuk dijadikan jawara di arena lomba burung gantangan.

Cucak ijo dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Greater green leafbird. Selain banyak disebut dengan cica daun, spesies bertubuh gempal ini juga memiliki beberapa nama sebutan, antara lain burung daun dan murai daun. Untuk ukuran tubuhnya, mempunyai panjang kira-kira 23 cm bila diukur dari ujung ekor sampai paruh. Burung ini menyebar di daerah Jawa, Bali, Sumatra, Semenanjung Malaya dan Kalimantan khususnya pulau Natuna. Biasanya satwa berbulu hijau ini mendiami perbukitan dan hutan dataran rendah yang berketinggian tak lebih dari 1500 meter di atas permukaan air laut. Di alam bebas biasanya burung daun ini memakan serangga-serangga aneka buah-buahan segar dan serangga-serangga kecil.

(google.com)
Pada umumnya, Burung jenis ini memiliki bulu tubuh, sayap dan ekor yang di dominasi dengan warna hijau terang menyerupai daun muda. Tanda-tanda dari burung berjenis kelamin jantan, bisa dilihat dari bagian tenggorokan dan pipinya yang berwarna hitam mengkilap. Sedangkan untuk burung yang berkelamin betina, bisa ditandai dengan warna kuning muda yang terdapat pada bulu di bagian lingkaran mata dan tenggorokan. Bulu kuning pada lingkar mata cucak ijo betina akan terlihat lebih kusam dibandingkan unggas pejantan yang warna kuningnya lebih tegas. Untuk lebih lengkapnya lagi, mengenai perbedaan jenis kelamin burung cucak ijo jantan dan betina, ada baiknya untuk menyimak beberapa informasi yang telah di ringkasan dibawah ini.

Ciri Cucak Ijo Jantan

(google.com)
- Memiliki lingkar mata kuning yang lebih tegas atau pekat.
- Apabila masih anakan paruhnya -berwarna cokelat gelap.
- Tulang supit lebih keras dengan jarak sisi yang rapat.
- Apabila kulit kaki sudah menyisik maka akan ada bintik hitam.
- Bila diamati pupil mata akan terlihat hitam dan jernih.

Ciri Cucak Ijo Betina

(google.com)
- Lingkar mata cenderung kusam dan warna kuningnya agak memutih.
- Saat masih anakan paruh terlihat berwarna putih.
- Supit urang lebih lembek dengan jarak antara kedua sisi yang renggang.
- Jika kulit kaki sudah menyisik maka tidak terdapat trotol hitam.
- Pupil mata cenderung berwarna coklat.

Untuk membedakan jenis kelamin pada burung cica daun yang paling gampang adalah dengan cara mengamati dagu dan bentuk tubuhnya. Ciri burung cucak ijo jantan memiliki postur tubuh yang tegas dan ukurannya lebih besar namun pendek. Selain itu, dagu sang jantan terdapat jelas bulu yang berwarna hitam. Sedangkan untuk cucak yang berkelamin betina, tubuhnya cenderung ramping dan ukurannya relatif lebih panjang. Dibagian dagu cucak ijo betina, warnanya tidak hitam melainkan kuning kehijauan.

Sekian postingan ini saya buat, Kurang lebihnya mohon tuntunannya ...
#SalamKicauMania